[Share] SETTING CHACE SQUID PROXY MULTIDISK (partisi) TERPISAH



  • ASS WR WB
    Salam PFSI

    Saya tampilkan pertama adalah mapping dir/file.

    Pertama file yg harus di backup ada 4 file yaitu
    1.fstab.*
    2.dir.conf
    3.squid.conf
    4.squid.inc

    Letak direktori file tersebut bisa dilihat pada map direktori/file pfsense yang terlampir, dimana map tersebut mecakup direktori/file yang penting saja yang lainnya tidak dilampirkan.

    Sedangkan software dan tool yang dipergunakan untuk mengkostumasi ada 2 yaitu WinSCP dan putty. Link download kedua software/tool tersebut ada dibawah ini.

    1.putty  http://the.earth.li/~sgtatham/putty/latest/x86/putty.exe
    2.WinSCP http://winscp.net/eng/download.php

    SC dari WinSCP

    Asumsi utama mesin sudah berhasil install proxy squid/lusca-chace seperti

    panduan pada thread http://forum.pfsense.org/index.php/topic,34348.0.html

    A.Menyiapkan harddisk
    kebetulan saya hanya mempunyai 4 harddisk yang mana 1 untuk digunakan untuk
    system pfsense/squid sedangkan 3 harddisk berikut digunakan untuk chace proxy
    squid.

    Hal yang pertama adalah memastikan status harddisk

    1.Dikenali system (terinisial)
    2.Terpartisi
    3.Terlabel dan
    4.Berfile system ufs/freebsd-ufs.

    Disini tehnik partisi dan pemberian file system menggunakan command yg sudah
    include dalam freebsd yaitu ' gpart ', sehingga penandaan tidak menggunakan
    letter drive tetapi menggunakan disk label. Perintah nya pada shell console.

    dmesg -a | grep -i ata
    atacontrol list
    gpart create -s gpt ad6
    gpart show ad6
    gpart add -s 500G -t freebsd-ufs ad6
    gpart show ad6
    glabel label E /dev/ad6p1
    newfs /dev/label/E
    gpart show

    B. Membuat direktory /chace1 di /root
    Gunakan aja WinSCP klik kanan -> New -> direktory -> chace1. Kemudian klik
    kanan dir /chace1 -> properties rubah permission ke angka 0755. Ini ada dalam
    gambar di bawah. Memount harddisk (partisi) yang berfile system ufs ke
    direktori /chace1.

    mount /dev/label/E /chace1
    df -h

    C. Mengedit isi file fstab.*
    Tujuannya untuk auto mount hardisk setelah reboot.Seperti gambar di bawah ini.Baris yang ditambahkan

    /dev/label/E /chace1 ufs rw 2 2

    atau kalau di tunning seperti ini

    /dev/label/E /chace1 ufs     rw,noatime      2       2

    Gambar contoh dibawah

    ==================================CONTOH================
    [2.0-BETA5][admin@pfsense.localdomain]/root(1): dmesg -a | grep -i ata
    pnpbios: Bad PnP BIOS data checksum
    atapci0: <intel piix4="" udma33="" controller="">port

    0x1f0-0x1f7,0x3f6,0x170-0x177,0x376,0xd000-0xd00f at device 1.1 on pci0
    ata0: <ata 0="" channel="">on atapci0
    ata0: [ITHREAD]
    ata1: <ata 1="" channel="">on atapci0
    ata1: [ITHREAD]
    ad4: 512000MB <maxtor 32049h2="" yah814y0="">at ata0-master UDMA33
    ad6: 512000MB <maxtor 6e040l0="" nar61ha0="">at ata0-slave UDMA33
    ad8: 512000MB <maxtor 7f0e0l0="" ha0nanar="">at ata0-slave UDMA33
    acd0: DVDROM <compaq crd-8484b="" 1.0="">at ata1-master UDMA33
    ad10: 512000MB <maxtor 40l060e="" r61ha0na="">at ata1-slave UDMA33

    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(4): gpart create -s gpt ad6
    ad6 created

    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(5): gpart show ad6
    =>     34  2097085  ad6  GPT  (512.0G)
          34  2097085       - free -  (512.0G)

    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(6): gpart add -s 500G -t freebsd-ufs ad6
    ad6p1 added

    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(7): gpart show ad6                  
      =>     34  2097085  ad6  GPT  (512.0G)
          34  1843200    1  freebsd-ufs  (500G)
     1843234   253885       - free -  (12G)

    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(10): glabel label E /dev/ad6p1

    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(10): mount /dev/label/E /chace1

    D. Langkah-langkah instalasi.

    D.1.Aktifkan harddisk chace system dengan GUI management pilih COSS+AUFS
    Siapkan harddisk (partisi) untuk chace file COSS atau dengan kata lain
    enable-storeio=coss,ufs.Kemudian lakukan pemindahan  chace COSS dari direktori
    asli nya /var/squid/ ke direktori baru yang ada di /root yaitu /chace1. yang
    perlu diingat adalah chace file-file COSS mempunyai system tersendiri yang
    berupa file dengan nama COSS.*.

    Kunci agar GUI configurator tidak mengembalikan setting ke setting semula
    adalah dengan mengedit file squid.inc. Cari kata yang bertuliskan squid.conf
    di dalam file squid.inc dengan fungsi FIND dan bisa direname menjadi
    squid.conf.bak

    File lain yang perlu diedit adalah file squid.conf dan dir.conf.Untuk letak
    file pada system bisa digunakan mapping file diatas.Menyisipkan perintah ini
    bisa diperkirakan tempatnya.Perintah yang disisipkan seperti dibawah ini.

    cache_dir coss /chace1/coss 50 max-size=4096 block-size=512

    Juga bisa ditambahkan setting di GUI Configurator pada tab chace management
    untuk mendefinisikan dir path baru chace COSS pada direktori /chace1.
    Dan kemudian mengetikan perintah pada shell console (semua huruf chase
    sensitive - memperhatikan huruf besar/kecil)

    chown -R proxy:proxy /chace1
    chown -R proxy:proxy /var/squid
    squid -z

    ===================================CONTOH====================
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(1): chown -R proxy:proxy /chace1
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(2): chown -R proxy:proxy /var/squid
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(3): squid -z

    Tanda dari pemindahan direktori chace COSS berhasil adalah terdapat file
    description COSS pada direktori chace COSS yang baru. Terlihat demikian
    chace1/COSS.*.Dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

    D.2. Siapkan harddisk (partisi) untuk chace file-file UFS. HDD yang saya
    gunakan adalah HDD yang ketiga yaitu ad8. Dimana list HDD sudah diketahui,
    untuk kasus saya adalah ad4 (system), ad6 (chace COSS), ad8 & ad10 (chace UFS)
    Caranya dengan command pada shell console

    dmesg -a | grep -i ata
    gpart create -s gpt ad8
    gpart show ad8
    gpart add -s 500G -t freebsd-ufs ad8
    gpart show ad8
    glabel label F /dev/ad8p1
    newfs /dev/label/F
    gpart show
    cd..
    mkdir -p chace2
    chmod 0755 /chace2
    mount /dev/label/F /chace2
    df -h

    ===============================CONTOH=====================
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(9): gpart create -s gpt ad8
    ad8 created
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(10): gpart add -t freebsd-ufs ad8
    ad8p1 added
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(11): gpart show ad8
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(12): glabel label F /dev/ad8p1
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(13): newfs /dev/label/F
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(14): gpart show
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(16): cd ..
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/(17): mkdir -p chace2
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/(18): chmod 0755 /chace2
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/(19): mount /dev/label/F /chace2

    Mengedit isi file fstab.* dengan tujuan auto mount hardisk setelah
    reboot.Seperti gambar di bawah ini.Baris yang ditambahkan

    /dev/label/F /chace2 ufs rw 2 2

    atau kalau di tunning seperti ini

    /dev/label/F /chace2 ufs     rw,noatime      2       2

    Memindahkan chace UFS dari direktori aslinya var/squid/chace ke direktori
    /chace2, File yang perlu diedit adalah file squid.conf dan dir.conf.Untuk
    letak file pada system bisa digunakan mapping file diatas.Kemudian sisipkan
    baris perintah ini, letak untuk menyisipkan saya rasa bisa diperkirakan
    sendiri.Perintah yang disisipkan pada file squid.conf dan dir.conf seperti
    dibawah ini.

    cache_dir aufs /cache2 100 16 256 min-size=4096

    Juga bisa ditambahkan setting di GUI Configurator pada tab chace management
    untuk mendefinisikan dir path baru chace UFS pada direktori /chace2.
    Dan kemudian mengetikan perintah pada shell console (semua huruf chase
    sensitive - memperhatikan huruf besar/kecil)

    chown -R proxy:proxy /chace2
    chown -R proxy:proxy /var/squid
    squid -z

    ================================CONTOH========================
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(1): chown -R proxy:proxy /chace2
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(2): chown -R proxy:proxy /var/squid
    [2.0-BETA5][root@pfsense.localdomain]/root(3): squid -z

    Tanda dari pemindahan direktori chace ufs berhasil adalah terdapat
    dir/file-file .snap 00 01 02 .. swap.state dan lain-lain.
    Jangan lupa untuk menghapus dir chace yang ada pada path /var/squid/chace.
    Contoh pada gambar dibawah ini

    Sampai disini sudah memiliki 2 chace yaitu COSS+UFS pada HDD yang terpisah
    dari system. Disini belum masuk ke pengaturan untuk tunning dan penyesuaian
    spesifikasi hardware (standart).

    D.3. Untuk menambahkan chace UFS pada HDD/partisi yang lainnya berikut caranya
    sama dengan point D.2 hanya saja perlu pengaturan tambahan di file-file
    configurasi squid nya.Dan berbagai macam perhitungan rumus untuk penyesuaian
    ke hardware nya.

    E. setting pada squid.conf, dir.conf dan fstab.*
    E.1 setting pada squid.conf

    cache_mem 8 MB # <==== Disisni
    maximum_object_size_in_memory 4 KB
    memory_replacement_policy heap GDSF
    cache_replacement_policy heap LFUDA
    store dir select algorithm round robin # <==== Disisni
    cache_dir coss /chace1/coss 50 max-size=4096 block-size=512
    cache_dir aufs /chace2 100 16 256 min-size=4096
    cache_dir aufs /chace3 100 16 256 min-size=4096 # <==== Disisni
    minimum_object_size 0 KB
    maximum_object_size 32 MB
    offline_mode off
    cache_swap_low 90
    cache_swap_high 95

    Custom options # <==== Disisni

    zph_mode tos
    zph_local 0x04
    zph_parent 0
    zph_option 136

    gambar diatas tambahan setting pada GUI Configurator nya

    E.2. setting pada dir.conf

    $Rev$

    #I'll try hack squid's webgui later for now use this
    #default
    cache_dir null /tmp
    #my personal configuration
    #cache_dir coss /cache1/coss 8000 max-size=32768
    #cache_dir coss /cache2/coss 8000 max-size=32768
    #cache_dir aufs /cache3 100000 16 256 min-size=32768
    #cache_dir aufs /cache4 100000 16 256 min-size=32768
    cache_dir coss /chace1/coss 50 max-size=4096 block-size=512 # <==== Disisni
    cache_dir aufs /cache2 100 16 256 min-size=4096 # <==== Disisni
    cache_dir aufs /cache3 100 16 256 min-size=4096 # <==== Disisni

    E.3. Setting pada file fstab.*

    Device Mountpoint FStype Options Dump Pass#

    /dev/ad4s1a / ufs rw 1 1
    /dev/ad4s1b none swap sw 0 0
    /dev/label/E /chace1 ufs rw 2 2 # <==== Disisni
    /dev/label/F /chace2 ufs rw 2 2 # <==== Disisni
    /dev/label/G /chace3 ufs rw 2 2 # <==== Disisni

    F. Untuk setting penyesuaian pada Hardware

    F.1. Untuk tunning/setting chace COSS pada squid.conf dir.conf
    Contoh Konfigurasi pada file squid.conf & dir.conf

    cache_dir coss /chace 34500 max-size=131072 max-stripe-waste=32768 block-size=4096 maxfullbufs=10

    Penjelasan :

    1.chace_dir ada pada partisi(direktory) /chace
    2.cache_dir COSS akan menampung 34500MB (34.5GB) data
    3.Besarnya block_size adalah 4096 bytes
    4.Objects kurang dari sama dengan 131072 bytes available di chace_dir coss, Objects lebih dari 131072 bytes akan disimpan di chace aufs.
    5.Objects yang lebih kecil dari 32768 bytes dibuang dari stripe cache_dir.
    6.default nilai dari membufs adalah 10

    Cara Setting Konfigurasi Chace COSS

    COSS ideal untuk menyimpan / caching file dengan ukuran yang kecil-kecil di bawah max-size 131072 (131KB) dan di kombinasikan dengan aufs untuk menyimpan file di atas ukuran 131072 (131KB). Bisa ditambah dengan aturan max-stripe-waste=32768. Jadi untuk chace COSS yang perlu diset hanya block-size yang mengikuti besarnya HDD/partisi/direktory chace_dir yang dimiliki.Cara untuk setting nya ada pada gambar dibawah. Untuk melakukan perhitungan bisa digunakan Scientific calculator Online http://web2.0calc.com/

    F.2 Untuk tunning/setting chace ufs pada squid.conf dan dir.squid seperti gambar di bawah ini.

    Untuk selanjutnya mudah-mudahan masih diberikan kekuatan …
    Salam PFSI
    WSS WR WB</maxtor></compaq></maxtor></maxtor></maxtor></ata></ata></intel>



  • ASS WR WB
    Salam PFSI

    Luar Biasa, saya akan segera menjalankan instalasi multi disk sesuai dengan petunjuk diatas,
    Kemarin saya tidak melakukan chown dan pada menu cache sistem sy memilih custom dan melakukan settingnya di dir.conf
    untuk patisi sy ikut http://forum.pfsense.org/index.php/topic,29816.0.html, akhirnya karna kemarin 2 hari kotak katik gak berhasil akhirnya
    sy pasang 1 hdd dulu sambil experimen di mesin yg lain. sudah lumayan banyak yg bisa di pahami, mudah mudahan dengan tutor ini
    bisa selesai pemasangan dg hdd terpisah.

    sekali lagi mantap. maju terus PFSI



  • ASS WR WB
    Salam PFSI

    cache_dir coss /chace1/coss 50 max-size=4096 block-size=512 # <==== Disisni

    saya masih agak kesulitan mengkonfigurasi cossnya

    karna hdd yg saya siapkan untuk coss adalah 500GB gimana ya seting yg tepat
    soalnya saya sudah ganti ganti kenapa dia hanya mentok di 8GB saja, salah dimana ya kira kira

    ketika cosnya saya besarkan selalu muncul tulisan Fatal : COSS cache_dir size exceeds larges ofset

    apakah ada yg terlewatkan mohon pencerahannya.

    Maju terus FPSI
    Wass. Wr. Wb



  • Mantab…...! Semoga saya berhasil mengikuti petunjuk dari Om SPC.

    Semakin Maju Pfsense Indonesia... Nice Thread Om ..!



  • @fauzi:

    ASS WR WB
    Salam PFSI

    cache_dir coss /chace1/coss 50 max-size=4096 block-size=512 # <==== Disisni

    saya masih agak kesulitan mengkonfigurasi cossnya

    karna hdd yg saya siapkan untuk coss adalah 500GB gimana ya seting yg tepat
    soalnya saya sudah ganti ganti kenapa dia hanya mentok di 8GB saja, salah dimana ya kira kira

    ketika cosnya saya besarkan selalu muncul tulisan Fatal : COSS cache_dir size exceeds larges ofset

    apakah ada yg terlewatkan mohon pencerahannya.

    Maju terus FPSI
    Wass. Wr. Wb

    ASS WR WB
    Salam PFSI

    Baru berapa hari posting, kemaren ke google trus coba search pake keyword yang gak terlalu
    naisy " how to set Chace COSS squid " . Eh ternyata Robot index google naroh didaftar no.1-3
    dari Sekitar 6,720,000 hasil (0.37 detik)

    Referensi COSS masih sedikit. Juga COSS masih dalam pengembangan. Kemaren
    eksperimen dengan berbagai chace_size ternyata benar mentok pada chace_size 8G
    (8000 MB). Untuk list besarnya chace coss dari sumber wikipedia bahkan dengan
    ukuran 16G pun belum menunjukan tanda-tanda dapat digunakan.karena ada mitos
    dan entah kenyataan multi partisi di klaim lebih cepat dari pada partisi
    tunggal. Yang saya sarankan mungkin hanya memperbanyak partisi COSS dengan
    chace_size 8G.

    Jumlah yang masih masuk akal menurut saya, partisi bisa dibagi 10 partisi
    dengan space 10Gb. sehingga total space yang diperlukan 100 Gb.Untuk menjaga
    kestabilan partisi maka space yang digunakan disisakan 20%. Sehingga besar
    chace coss ditetapkan 8G.Untuk hardisk yang lebih dari 100G sisanya bisa
    digunakan untuk tambahan partisi chace ufs.

    Dibawah caranya untuk memperbaiki chace coss yang terlanjur dibuatkan partisi
    dengan space yang besar.

    1. Setting pada file squid.conf dan dir.conf

    Hentikan dulu fungsi chace coss dengan mengedit file konfigurasinya. Agar
    baris yang mendefinisikan chace coss nya tidak di eksekusi dulu, Tambahkan
    tanda # di depan baris berikut.

    #cache_dir coss /chace1 100 block-size=512 max-size=131072

    2. Setting pada file fstab.*
    Delete baris yang berkenaan dengan mount partisi ke dir chace, dengan
    menghilangkan baris berikut

    /dev/label/E      /chace1   ufs   rw         2   2

    3. Kemudian delete dan bersihkan partisi/disk yang digunakan untuk chace coss
    yang lalu. Caranya pada command shell di bawah. misalnya saya contohkan
    hardisknya ad1.

    atacontrol list
    df -h
    umount /dev/label/E /chace1
    gpart delete -i 1 ad1
    gpart destroy ad1
    gpart show
    gpart list

    Kalau muncul pesan " gpart: Device busy" abaikan saja. Lanjutkan saja pada command selanjutnya
    Untuk memastikan partisi telah dibuang , command ' gpart show ' akan menunjukan kalau partisi harddisk
    telah dibuang. Kemudian REBOOT mesin pfsense. Delete label E pada direktory /dev/label/

    4. slice harddisk dengan ukuran 10G menjadi 10 partisi.

    gpart create -s gpt ad1
    gpart show ad1
    gpart add -s 10G -t freebsd-ufs ad1
    gpart show ad1
    glabel label E /dev/ad1p1
    newfs /dev/label/E
    gpart show
    cd ..
    mkdir -p chace1
    chmod 0755 /chace1
    mount /dev/label/E /chace1
    df -h

    lakukan proses diatas sebanyak 10x , jangan lupa untuk membedakan setiap label
    yang dibuat. Untuk label partisi yang sudah dipergunakan untuk partisi chace
    ufs hendaknya di lompati.
    yang akan berbeda pada baris di comammnd shell nya seperti berikut.

    gpart show ad1
    gpart add -s 10G -t freebsd-ufs ad1
    gpart show ad1
    glabel label i /dev/ad1p2
    newfs /dev/label/i
    gpart show
    cd ..
    mkdir -p chace6
    chmod 0755 /chace6
    mount /dev/label/i /chace6
    df -h

    gpart show ad1
    gpart add -s 10G -t freebsd-ufs ad1
    gpart show ad1
    glabel label J /dev/ad1p3
    newfs /dev/label/J
    gpart show
    cd ..
    mkdir -p chace7
    chmod 0755 /chace7
    mount /dev/label/J /chace7
    df -h

    gpart show ad1
    gpart add -s 10G -t freebsd-ufs ad1
    gpart show ad1
    glabel label K /dev/ad1p4
    newfs /dev/label/K
    gpart show
    cd ..
    mkdir -p chace8
    chmod 0755 /chace8
    mount /dev/label/K /chace8
    df -h

    Dan seterusnya sampai 10 partisi ========>>>

    5. Setting pada file fstab.*
    auto mount hardisk setelah reboot demikian
    w

    Device      Mountpoint   FStype   Options      Dump   Pass#

    /dev/ad4s1a      /      ufs   rw       1   1
    /dev/ad4s1b      none      swap   sw      0   0
    /dev/label/F      /chace2   ufs   rw         2   2
    /dev/label/G      /chace3   ufs   rw         2   2

    /dev/label/E      /chace1   ufs   rw         2   2 #<<– dimulai disini
    /dev/label/i     /chace6    ufs   rw         2   2
    /dev/label/J     /chace7    ufs   rw         2   2
    /dev/label/K     /chace8    ufs   rw         2   2
    dan seterusnya ..

    6. Setting pada file squid.conf
    Penambahan direktori chace coss yanng baru

    cache_dir coss /chace1 8000 block-size=512 max-size=131072
    cache_dir coss /chace6 8000 block-size=512 max-size=131072
    cache_dir coss /chace7 8000 block-size=512 max-size=131072
    cache_dir coss /chace8 8000 block-size=512 max-size=131072
    dan seterusnya ..

    7. Setting pada file dir.conf
    Penambahan direktori chace coss yanng baru

    cache_dir coss /chace1 8000 block-size=512 max-size=131072
    cache_dir coss /chace6 8000 block-size=512 max-size=131072
    cache_dir coss /chace7 8000 block-size=512 max-size=131072
    cache_dir coss /chace8 8000 block-size=512 max-size=131072
    dan seterusnya ..

    8. Ketikan Command seperti berikut pada shell

    chown -R proxy:proxy /chace1 /chace6 /chace7 /chace8 dan seterusnya ..
    chown -R proxy:proxy /var/squid
    squid -z
    squid -k parse
    squid -d 8
    squid -N -d 1 -D
    squid -NCd1
    ps ax | grep squid
    squid -f usr/local/etc/squid/squid.conf -z

    Untuk tanda keberhasilan rebuilding new chace bisa dilihat pada posting yang
    lalu.

    Salam PFSI
    WSS WR WB



  • Ass Wr Wb

    Salam PFSI

    Saya Sudah Coba Otak Atik Di setting cossnya dir.conf saya =
    cache_dir coss /cache0/coss0 100000 max-size=131072 block-size=8192 maxfullbufs=10
    cache_dir coss /cache0/coss1 100000 max-size=131072 block-size=8192 maxfullbufs=10
    cache_dir coss /cache0/coss2 100000 max-size=131072 block-size=8192 maxfullbufs=10
    cache_dir coss /cache0/coss3 100000 max-size=131072 block-size=8192 maxfullbufs=10
    cache_dir aufs /cache1 400000 1174 256 min-size=131072
    cache_dir aufs /cache2 400000 1174 256 min-size=131072
    cache_dir aufs /cache3 400000 1174 256 min-size=131072

    yg jadi pertanyaan saya kenapa setiap habis restart pasti cossnya rebulding lagi, mohon pencerahannya soalnya saya cari cari di google belum ketemu apakah ada langkah saya yg salah. coss tersebut 1 hdd 500 gb saya - 20% trus saya bagi 4.

    Salam PFSI.



  • Ass Wr Wb

    Salam PFSI

    Apakah Baiknya dihilangkan saja coss nya jadi, di besarkan memorynya misalnya 32 gb, dan ke 4 hddnya di setting cache UFS semua,

    mohon pencerahanyya soalnya mesin sementaranya sudah mulai berat hddnya.

    Wass PFSI



  • Ass Wr Wb

    Salam PFSI

    COSS issue memang mebuat user miris untuk menggunakannya. Sebaris daftar yang
    kurang baik pada COSS dari referensi berbahasa inggris.

    1.The code has not yet proven stable enough for everyday use.
    2. Be prepared to lose any data stored in a coss cache_dir.
    3. Coss doesn't support rebuilding cached data from disk very well.
    4. Squid doesn't remember its place in the cyclic file after a restart (back at the beginning)
    5. Coss takes a nonstandard approach to object replacement.cause a lower hit ratio than you might get with one of the other storage schemes.
    6. Some operating systems have problems with files larger than 2 GB.
    7. Using a raw disk device (e.g., /dev/da0s1c) doesn't work very well yet.

    Dengan bahasa indonesianya kira-kira demikian.

    1. Kode COSS belum terbukti cukup stabil untuk penggunaan sehari-hari.
    2. Bersiaplah untuk kehilangan data yang tersimpan dalam cache_dir coss.
    3. Coss tidak mendukung membangun kembali cache data dari harddisk dengan sangat baik.
    4. Squid tidak menandai tempatnya dalam siklus file setelah restart (kembali dari awal)
    5. Coss menggunakan pendekatan tidak standar untuk replacement object.Menyebabkan hit rasio rendah daripada yang mungkin Anda dapatkan dengan salah satu skema penyimpanan lainnya.
    6. Digunakan pada beberapa sistem operasi tertentu memiliki masalah dengan file yang lebih besar dari 2 GB.
    7. Menggunakan perangkat disk tersendiri (misalnya, / dev/da0s1c) belum bekerja dengan baik.

    chace squid COSS memang akan melakukan rebuilding chace sehabis restart. Apalagi
    kalau menggunakan Lusca COSS, Walaupun untuk merebuilding chace COSS nya Lusca
    lebih gegas kadang-kadang semua TCP REFRESH MISS. Lain halnya kalau menggunakan
    squid-2.7.9 akan selalu diperoleh TCP HIT.

    Solusi yang masih masuk akal adalah gunakan aja COSS pada salah satu chace aja.
    Dengan dasar masih sayang untuk melepaskan COSS. Itupun chace_dir yang digunakan
    tidak usah terlalu besar. Untuk sisa harddisk bisa digunakan untuk chace aufs.

    Solusi kedua adalah " Back revert to aufs for small files ". Artinya tidak
    menggunakan COSS lagi, tetapi menggunakan aufs aja. Dengan catatan file-file kecil
    yang dulu disimpan di chace COSS bisa dipindahkan ke chace aufs. Caranya
    mengecilkan minimum size pada chace aufs.

    Salam PFSI.
    Wss Wr Wb



  • Ass Wr Wb
    Salam PFSI

    Dengan beberapa pertimbangan akhirnya saya memutuskan untuk tidak menggunakan coss, untuk file file lebih kecil dari 16K saya set ke memory saja dengan besaran memory cache 6144 Mb dari total 16 Gb memory, dan HDD 500 GB x 4 saya set menjadi aufs dengan ukuran file 16K, keatas dg layout disk = df -h :

    Filesystem      Size    Used  Avail Capacity  Mounted on
    /dev/ad4s1a    3.4G    532M    2.6G    17%    /
    devfs          1.0K    1.0K      0B  100%    /dev
    /dev/md0        3.6M    46K    3.3M    1%    /var/run
    /dev/ad6s1a    451G    2.3G    413G    1%    /cache0
    /dev/ad8s1a    451G    2.5G    413G    1%    /cache1
    /dev/ad10s1a    451G    2.3G    413G    1%    /cache2
    /dev/ad12s1a    451G    2.4G    413G    1%    /cache3

    Mesin baru saya operasikan 3 hari, saya sambil mengoprek2 COSS di mesin percobaan barang kali bisa menemukan hal2 baru, karna saya perhatikan COSS itu mirip dengan pengalamatan cache memory pada komputer tepatnya pada system mainboard dan system processor, karna kecepatannya yg luar biasa jadi BW yg dihasilkan sangat besar mengingat kecepatannya Nano Second, mungkin itulah alasannya mengapa sytem COSS tidak dapat berjalan mulus karna yg namanya cache memory hanya temporer/sementara ketika dia restart maka akan hilang makanya ketika pf restart si COSSnya rebuild lg, sampai disini dulu sambil mencari materi untuk experimen lagi.

    Terimakasih atas bantuannya, Maju terus PFSI.

    Salam PFSI.



  • Assalamualaikum , spc @ terima kasih ! harus di STICKY

    amat mudah sekali




  • – Refresh --



  • -= Refresh =-



  • Coss ngak usah di bikin terlalu besar

    example:

    cache_dir coss /cache1 8000 max-size=32768
    cache_dir coss /cache2 8000 max-size=32768
    cache_dir aufs /cache3 90000 16 256 min-size=32768
    cache_dir aufs /cache4 90000 16 256 min-size=32768

    Semangad PFSI  ;D



  • Custom options # <==== Disisni

    zph_mode tos
    zph_local 0x04
    zph_parent 0
    zph_option 136

    untuk pf 2.2.3, sdah tidak bisa dipakai



  • @shr_kaza:

    Custom options # <==== Disisni

    zph_mode tos
    zph_local 0x04
    zph_parent 0
    zph_option 136

    untuk pf 2.2.3, sdah tidak bisa dipakai

    Untuk Pf diatas 2.2, sudah ga bs diinput, mgk krn sdh include di system.



  • @shr_kaza:

    Custom options # <==== Disisni

    zph_mode tos
    zph_local 0x04
    zph_parent 0
    zph_option 136

    untuk pf 2.2.3, sdah tidak bisa dipakai

    maksudnya buat apa bro?



  • @91X:

    @shr_kaza:

    Custom options # <==== Disisni

    zph_mode tos
    zph_local 0x04
    zph_parent 0
    zph_option 136

    untuk pf 2.2.3, sdah tidak bisa dipakai

    maksudnya buat apa bro?

    bt sinkronikasi TOS atau Cache HIT


Log in to reply